4 Tips Memilih Jilbab yang Nyaman untuk Anak

4 Tips Memilih Jilbab yang Nyaman untuk Anak - Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati mereka. Begitu pula ketika memilih busana atau kerudung untuk anak. Beberapa ibu masih sering merasa bingung ketika harus memilihkan jilbab yang nyaman sehingga anak betah ketika memakainya saat pergi ke suatu acara tertentu atau dengan tujuan melatihnya sejak dini. Berikut tips memilihkan jilbab yang nyaman untuk si kecil.

4 Tips Memilih Jilbab yang Nyaman untuk Anak

4 Tips Memilih Jilbab yang Nyaman untuk Anak

1. Pilih Bahan yang Menyerap Keringat
Pilih kerudung dengan material yang menyerap keringat seperti katun. Untuk jilbab anak sebaiknya cari bahan yang 100% katun atau rayon. Aktris yang kini terjun menjadi desainer, Risty Tagor, menyarankan untuk memilih jilbab atau kerudung anak cari bahan yang terbaik.

"Bahannya harus yang nyaman untuk anak karena mereka aktif bergerak," tutur Risty saat ditemui beberapa waktu lalu di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Memilih bahan kerudung untuk anak sama seperti membelikan busana buat mereka terutama bila si kecil berkulit sensitif. Fashion stylist anak, Lala Sirait, juga mengimbau kepada para ibu untuk menemukan material yang tepat. Jangan asal pilih karena bisa berpengaruh terhadap kulit buah hati tercinta.

"Mengatasi kulit sensitif anak adalah dengan pemilihan bahan yang tepat. Untuk anak yang alergi‎ kalau bisa cari yang 100% katun. Jika perlu beli yang organik. Hindari juga bahan polyester yang kadang bikin anak berkulit sensitif gatal," ujar Lala ketika ditemui di Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat.

2. Jilbab Instan
Pilihkan anak jilbab yang instan, tidak perlu dikreasikan terutama bila mereka aktif bergerak. Jilbab instan lebih membuat si kecil merasa nyaman ketika bermain karena mudah digunakan dan tidak merepotkan. Model jilbab instan untuk anak kini juga bervariasi seperti memiliki detail bordir atau turban. Pilih yang paling nyaman untuk anak.

3. Tidak Pakai Jarum
Hindari penggunaan jarum di kerudung anak. Jarum pentul atau peniti bisa melukainya karena mereka masih aktif bergerak. Pilih model jilbab instan yang sesuai dengan ukuran wajahnya sehingga tidak perlu menggunakan peniti. Jarum atau peniti juga dapat membuat kulit anak gatal terutama yang jenisnya sensitif.

Untuk ibu yang masih memiliki anak balita saja, Risty menyarankan agar memakai kerudung sederhana dan simpel, kalau bisa tanpa peniti. Tidak menutup kemungkinan jarum yang Anda pakai juga dapat melukainya.

4. Berikan Pilihan Warna Cerah
Ketika ingin si kecil memakai kerudung sebelum menghadiri suatu acara bersama Anda, pilihkan kerudung dengan nuansa cerah atau motif warna-warni. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Departemen Pengembangan Anak, California State University Fullerton, warna busana bisa mempengaruhi perasaan anak.

Dengan memberikan pilihan warna cerah seperti pink, biru, merah, atau warna-warni maka bisa membuat si kecil merasa lebih bahagia dan bersemangat. Tidak hanya busana, kerudung pun perlu disesuaikan. Biarkan anak memilih sesuai dengan selera mereka. Ini juga untuk melatihnya agar terbiasa memilih sejak kecil.

5 Tips Padu Padan Busana dengan Hijab untuk ke Kantor

Beberapa hijabers masih suka bingung memadupadankan busana mereka ketika pergi ke kantor, terutama saat bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, hukum, atau kantor resmi lainnya.

5 Tips Padu Padan Busana dengan Hijab untuk ke Kantor

Mungkin bagi yang bekerja di bidang kreatif masih bisa memadupadankan busana sesuai gaya personal masing-masing menggunakan celana jeans hingga berbagai jenis outerwear. Berikut tips padu padan busana ke kantor.

5 Tips Padu Padan Busana dengan Hijab untuk ke Kantor

1. Pakai Blazer
Blazer membuat penampilan terlihat lebih formal. Untuk hijabers, blazer juga bisa menutupi lekuk pinggang terutama yang berpotongan hingga sepaha Anda. Tidak hanya itu, blazer juga akan membuat penampilan wanita berhijab lebih sopan karena menutupi dada. Pilih blazer warna netral seperti navy blue, hitam, putih, nude, atau krem.

2. Pilih Busana Sesuai Bidang Pekerjaan
Fashion blogger hijab populer asal Malaysia, Shea Rasol, menyarankan agar memadupadankan hijab sesuai dengan bidang Anda. Hijabers yang bergerak di bidang perbankan tentu berbeda wanita yang mengabdi di perusahaan desain atau media massa. Cocokkan gaya busana dengan bidang perusahaan yang dituju.

Sebagai contoh, ketika akan bekerja di bank, Anda harus tampil rapi dan tidak bisa menggunakan banyak warna hanya monokrom untuk terlihat profesional. Namun saat akan bekerja di media kreatif, Anda bisa mengeksplorasi gaya untuk tampil stylish.

3. Simple
Tetaplah bergaya simpel ketika pergi ke kantor. Hindari menerapkan busana bertumpuk yang bisa membuat penampilan terkesan berlebihan. Cukup memakai kemeja, celana bahan berpotongan lurus atau palazzo, serta dilengkapi blazer. Anda juga bisa melakukan variasi luaran, jika tidak menggunakan blazer dapat memadukannya dengan coat atau vest. Ada pula long outerwear hingga mata kaki yang membuat penampilan terlihat stylish sekaligus lebih menutupi lekuk tubuh.

Pengaplikasian jilbab juga penting diperhatikan. Hindari menerapkan kreasi jilbab unik. Gaya jilbab ala wanita Turki atau Rusia cocok diterapkan saat bekerja karena sederhana tapi formal.

4. Perhatikan Material Jilbab
Ketika ingin mendapatkan penampilan yang profesional, perhatikan pemilihan material scarf Anda. Sebaiknya pilih yang materialnya bisa membuat penampilan terlihat elegan seperti satin atau sutera. Hindari menggunakan jilbab paris terutama bila bekerja di perusahaan yang menuntut Anda harus selalu terlihat profesional. Mengapa? Jilbab paris terbuat dari material katun tipis yang tampak murah dan kurang cocok dipakai ke kantor.

5. Pilih Warna yang Netral
Pilih warna yang netral untuk diterapkan ke kantor. Padu padan busana warna netral membuat penampilan terlihat lebih formal. Hindari menggunakan busana penuh motif atau tabrak warna yang bisa terkesan berlebihan dan tidak sesuai tempatnya. Begitu pula pemilihan jilbab, sebaiknya tidak memilih scarf warna-warni atau memiliki corak yang terlalu menarik perhatian.

Pastikan selalu menambahkan warna netral untuk membuat penampilan terlihat seimbang. Hal tersebut juga disarankan oleh desainer muda sekaligus ikon hijabers Indonesia, Dian Pelangi.

"Pemilihan warna juga penting, jangan terlalu colorful atau pucat. Usahakan tambahan warna netral seperti hitam, putih, abu-abu, atau cokelat, agar terlihat lebih serasi," saran Dian saat ditemui beberapa waktu lalu di kawasan Senayan City, Jakarta Pusat.

5 Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita

5 cara memakai jilbab dengan scarf panjang ala si cantik nada puspita Indah Nada Puspita atau yang akrab disapa Nada dikenal sebagai hijab blogger. Kini wanita muda berprestasi itu baru saja meluncurkan brand scarf perdananya yang dilabeli dengan nama 'Nada Puspita'. Bekerjasama dengan Moshaict, Nada merilis koleksi scarf panjang sesuai dengan gayanya sehari-hari.

5 Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita

Nada mengaku memang lebih senang menggunakan scarf panjang karena selain lebih menutupi area leher dan dada, scarf tersebut juga tidak mudah berantakan bila tertiup angin. Wanita 22 tahun ini memang banyak mendapatkan pengalaman memakai scarf di Jerman sekaligus menempuh pendidikan negara tersebut.

Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita

Saat bertemu Wolipop ketika sedang pemotretan dengan Moshaict, Nada pun memberikan tutorial hijab yang biasa dipakai sehari-hari dan dapat diterapkan oleh para hijabers untuk tampil kasual. Berikut langkah-langkahnya:

5 Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita

Langkah 1
Pakailah ciput warna netral atau yang seirama dengan busana Anda. Ambil scarf panjang kemudian rentangkan dan lipat bagian depannya ke arah dalam.

Letakkan di atas kepala dengan sisi kiri lebih pendek dari yang kanan.

langkah 1 - 5 Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita


Langkah 2
Ambilah jarum pentul sematkan di dekat telinga kanan, atas, dan kiri. Buat lipatan-lipatan di bagian atas agar membentuk volume. Lipatan tidak perlu banyak, hanya satu atau dua cukup asalkan tetap rapi.

langkah 2 - 5 Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita

Langkah 3
Sisi yang pendek dibawa ke arah kanan melalui bawah dagu hingga ke telinga kanan. Ambil jarum dan sematkan di bagian dalam, bukan di sisi luar scarf yang kanan.

langkah 3 - 5 Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita

Langkah 4
Sisa yang panjang diputar melalui depan dada ke atas kepala. Putar hingga bagian ujungnya berada di atas pundak kanan. Jika merasa takut lepas bisa disematkan jarum di bagian kanan.

langkah 4 - 5 Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita

Langkah 5
Tutorial hijab selesai. Gaya jilbab ala Nada ini cocok diaplikasikan ke berbagai acara baik kasual, santai, maupun semi-formal.

langkah 5 - 5 Cara Memakai Jilbab dengan Scarf Panjang ala Si Cantik Nada Puspita

Silakan di like dan dishare jika sista suka dengan 5 cara memakai jilbab dengan scarf panjang ala si cantik nada puspita mungkin banyak sista-sista yang lain memerlukan tutorial cara memakai jilbab

4 Aplikasi Gratis yang Percantik Foto Hijabers di Instagram

Kini semakin banyak wanita yang dikenal sebagai selebriti Instagram (selebgram). Umumnya para selebgram selalu memerhatikan foto mereka sebelum diunggah ke akun jejaring sosial pribadinya. Tujuannya agar foto terlihat semakin menarik ketika diunggah ke Instagram.

4 Aplikasi Gratis yang Percantik Foto Hijabers di Instagram
4 Aplikasi Gratis yang Percantik Foto Hijabers di Instagram

Fotografer hijab populer di kalangan hijabers, Afida Sukma, memberikan tips edit foto melalui handphone. Berikut empat aplikasi di iPhone atau Android yang biasa dipakai oleh selebgram untuk mempercantik foto sebelum diunggah ke dunia maya.

4 Aplikasi Percantik Foto Hijabers di Instagram

1. Snapseed
Snapseed merupakan salah satu aplikasi foto gratis yang biasa dipakai oleh selebgram hijab. Snapseed berguna untuk mengatur pewarnaan pada foto. Afida menyarankan agar melakukan permainan pada brightness dan saturation. Jika foto tampak gelap, aturan brightness dan saturation sebaiknya ditingkatkan. Bila gambar menjadi kuning kurangi cahayanya dengan pengaturan warmth. Lalu lakukan pengaturan selective adjust.

"Kalau masih ada yang gelap terangkan dengan selective adjust di bagian-bagian yang gelap," ujar Afida saat berbincang dengan Wolipop di studionya, bilangan Depok, Jawa Barat, Kamis (5/3/2015).

2. Photo Wonder
Jika Snapseed berguna untuk mengatur pewarnaan foto, Photo Wonder dipakai buat mengecilkan lengan atau meniruskan pipi. Bagi hijabers yang merasa pipinya terlalu chubby terutama karena pemakaian jilbab yang terlalu ke belakang bisa ditiruskan agar terlihat lebih cantik. Cara meniruskannya dengan pilih beauty lalu thinify di Photo Wonder.

Selain meniruskan, Afida menyarankan agar memanfaatkan effect vintage atau autumn untuk membuat warnanya terlihat pastel dan lembut. Menurutnya, pengeditan foto seperti ini bisa juga dilakukan di Camera 360 tapi hasilnya lebih bagus lewat Photo Wonder.

3. Camera 360
Meskipun sudah menggunakan Photo Wonder, aplikasi Camera 360 juga tetap diperlukan. Aplikasi ini dapat membuat foto menjadi lebih lembut dan sangat cerah. Pilih efek glossy, light, fresh, atau rosy untuk warna yang smooth dan membuat kulit tampak mulus. Bahkan Afida mengatakan noda hitam atau bekas jerawat juga bisa tersamarkan dengan efek tersebut

4. Filtergram
Jika memerhatikan beberapa foto selebgram, ada efek cahaya yang membuat postingan semakin menarik perhatian. Menurutnya, aplikasi Filtergram sangat bagus untuk membuat foto terlihat alami terutama bagi yang tone-nya cenderung gelap.

"Jadi ada efek matahari seperti asli. Bisa dibuat bias-bias warnanya tergantung selera. Ada juga efek noise biar kelihatan vintage," tambah wanita lulusan sekolah fotografi Darwin Triadi itu.

Selain menggunakan empat aplikasi tersebut, Afida mengatakan bahwa foto yang bagus juga didukung pengambilan angle, komposisi, dan cahaya. Penting mencari cahaya yang bagus saat memotret menggunakan handphone. Perhatikan pula riasan wajah, setelan busana, dan background foto.

"Jangan terlihat berlebihan yang penting, jadi ada keselarasan antara baju, make-up, dan aksesori. Background juga penting, misalnya jangan sampai ada jemuran kan nggak bagus fotonya," saran wanita yang sudah menjadi fotografer sejak 2008 itu.

Untuk wanita berhijab, Afida mengingatkan agar memerhatikan pose Anda. Hindari pose yang membuat penampilan terkesan 'Nakal' atau menggoda. Sebaiknya berpose dengan menunjukkan keanggunan atau terlihat elegan.


5 Tips Berbusana untuk Hijabers Bertubuh Mungil

Tips cara memakai jilbab, 5 Tips Berbusana untuk Hijabers Bertubuh Mungil - Beberapa wanita berhijab dan bertubuh mungil masih merasa kesulitan ketika memadupadankan busananya untuk terlihat modis tanpa harus terkesan ketat. Tidak hanya ketat tapi juga tak ingin terkesan 'tenggelam' bila potongannya terlalu lebar atau bervolume. Bagi hijabers bertubuh mungil, berikut trik padu padan busana untuk tampil stylish tanpa harus khawatir busana tampak kebesaran atau kurang sesuai.

Tips Berbusana untuk Hijabers Bertubuh Mungil

5 Tips Berbusana untuk Hijabers Bertubuh Mungil
5 Tips Berbusana untuk Hijabers Bertubuh Mungil

5 Cara Merawat Jilbab Agar Tidak Cepat Rusak Atau Kusut

Tips cara memakai jilbab, 5 cara merawat jilbab agar tidak cepat rusak atau kusut - Beberapa wanita masih sering menyimpan jilbab bersama dengan busana. Namun sebagian lainnya sudah menyimpan jilbab dalam boks sendiri agar mudah mencarinya. Meskipun disimpan dalam boks atau laci terpisah dari busana, kerudung akan mudah rusak bila tidak diperhatikan perawatannya.

Oleh karena itu, jangan asal meletakkan atau menyimpan kerudung secara berantakan tapi sebaiknya manfaatkan hanger untuk membuatnya tetap rapi. Berikut 5 cara merawat jilbab supaya tidak cepat rusak dan mudah kusut.

5 cara merawat jilbab agar tidak cepat rusak atau kusut

cara merawat jilbab agar tidak cepat rusak atau kusut

1. Siapkan Hanger
Siapkan hanger khusus untuk menggantung jilbab. Sebelum digantung sebaiknya lipat terlebih dahulu supaya lebih rapi. Ini memudahkan Anda ketika sedang terburu-buru sebelum berangkat kerja. Selain itu, hanger membuat jilbab tidak cepat rusak akibat bertumpuk-tumpuk yang mungkin bisa berpengaruh terhadap materialnya.

2. Urutkan Sesuai Warna
Selain hanger, Anda bisa menyimpan jilbab di dalam lemari sesuai urutan warna dan bahannya. Pisahkan antara jilbab paris dengan material katun tipis dengan pashmina atau scarf panjang yang berbeda bahan. Penyimpanan kerudung sesuai warna akan memudahkan Anda memilih jilbab sebelum berpergian. Letakkan jilbab yang sering dipakai di bagian atas tumpukan tersebut.

3. Tidak Melipatnya Jadi Kecil
Ketika ingin jilbab tetap rapi, tidak mudah kusut, dan tak cepat rusak sebaiknya hindari melipatnya menjadi lipatan kecil. Beberapa wanita terkadang melipat jilbab hingga membentuk persegi kecil kemudian ditumpuk. Ini akan membuat hijab mudah kusut trutama bila Anda tidak beraturan saat mengambil jilbab sebelum pergi bekerja. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk melipat scarf menjadi dua bagian saja setelah disetrika. Jika perlu, gantung scarf di atas hanger.

4. Tidak Dicuci Pakai Mesin
Hindari mencuci jilbab pakai mesin yang membuat warnanya akan cepat pudar terutama material kashmir dan katun. Tidak juga mencuci dengan sikat yang keras sehingga berpengaruh terhadap benang serta materialnya. Cukup rendam dan kucak dengan tangan. Kemudian rendam dalam air pewangi, baru setelah itu bilas dan jemur.

5. Tak Terlalu Banyak Peniti
Ketika menerapkannya, hindari memakai terlalu banyak peniti. Daripada peniti lebih baik pakailah jarum pentul atau yang tidak memiliki bandul di bagian atasnya. Peniti bentuknya lebih besar daripada jarum pentul sehingga seringkali membuat benang pada scarf rusak atau menimbulkan bekas lubang. Hati-hati saat menggunakan peniti bila tak ingin jilbab cepat rusak.

kalau sekiranya "5 cara merawat jilbab agar tidak cepat rusak atau kusut" bermanfaat bisa dishare mungkin teman-teman yang lain membutuhkan.
Back to top